Beberapa penyebab ngorok dan mendengkur yang dapat kita ketahui


Mendengkur atau  ngorok merupakan kebiasaan yang mungkin sudah jadi bagian dalam kehidupan kita sehari-hari. Diri kita sebagai penderita ngorok yang sering diprotes teman tidur, atau malah kitalah korban dari seseorang yang sedang tidur setiap malam mengganggu ketenangan dengan suara dengkurannya. Kita pasti bertanya-tanya. Apa penyebab sesungguhnya dari mendengkur tersebut. kenapa hal itu bisa terjadi ? “dilansir dari laman Hellosehat” berikut beberapa penyebab ngorok yang terjadi pada umumnya. Seperti:

  • Anatomi tubuh

Pria memiliki jalur pernapasan yang lebih sempit daripada wanita, dan lebih mungkin untuk ngorok. Jalur tenggorokan yang sempit, sumbing, kelenjar gondok yang membesar, dan atribut fisik lainnya adalah produk genetika yang bisa berpengaruh pada seringnya Anda mengorok. Genetik tidak bisa diubah, namun Anda bisa menyiasati dengkuran dengan perubahan rutinitas tidur dan gaya hidup yang tepat, tidur lebih awal, dan senam tenggorokan.

  • Masalah pernapasan

Hidung tersumbat, apapun alasannya (pilek, alergi, sinusitis), bisa membuat Anda sulit bernapas dan membuat ruang kosong dalam tenggorokan, yang menyebabkan dengkuran. Mandi air hangat sebelum tidur untuk membuka saluran napas lebih lega. Neti pot bisa juga digunakan untuk membersihkan jalur pernapasan dengan bantuan larutan garam dan air.

  • Kelebihan berat badan

Jaringan berlemak dan massa otot yang buruk berkontribusi terhadap dengkuran Anda. Bahkan, jika Anda tidak memiliki kelebihan berat badan, memiliki beban tambahan di sekitar leher dan tenggorokan saja sudah bisa menyebabkan Anda mengorok. Umumnya, rutin berolahraga dan berusaha menurunkan berat badan bisa menyiasati gangguan tidur ini.

  • Usia

Di pertengahan usia, tenggorokan Anda bisa menyempit, dan massa otot di tenggorokan Anda bisa menurun. Usia memang tidak bisa diutak-atik, namun Anda bisa mengelola dengkuran Anda dengan mengubah gaya hidup, perubahan waktu tidur, dan senam tenggorokan.

  • Alkohol, rokok, obat-obatan

Ketiga hal ini bisa berpengaruh pada dengkuran Anda. Obat penenang, seperti lorazepam dan diazepam, dapat meningkatkan kelemasan otot yang menimbulkan ngorok. Solusinya: hindari alkohol dan berhenti merokok. Bicarakan dengan dokter Anda tentang obat-obatan resep yang Anda gunakan, karena beberapa jenis obat bisa membuat Anda tidur sangat lelap dan membuat suara dengkuran semakin parah.

“dilansir dari laman Alodokter” Langkah awal yang umumnya dianjurkan dokter untuk mengatasi ngorok tentunya dengan mengubah gaya hidup. Setelah kita mengetahui beberapa penyebab ngorok tadi, Cara menghilangkannyapun akan disesuaikan dengan penyebabnya. Sebagai contoh, jika ngorok atau mendengkur disebabkan oleh alergi, maka penanganannya adalah dengan obat antialergi.

  • Tidur dengan cukup.
  • Mengurangi berat badan.
  • Berhenti merokok
  • Menghindari konsumsi alkohol, terutama menjelang tidur.
  • Membiasakan diri untuk tidak mengonsumsi makanan berat ketika akan tidur.
  • Tidur dengan posisi menyamping.

Penanganan lebih lanjut bertujuan untuk mengatasi penyebab ngorok atau mendengkur, baik dengan metode operasi maupun non operasi. Metode non operasi bisa dilakukan ketika mendengkur yang ternyata disebabkan oleh penyempitan saluran pernapasan saat tidur (sleep apnea), sedangkan metode operasi tersebut dilakukan jika penyebabnya merupakan kelainan pada saluran pernapasan, misalnya tulang hidung bengkok, radang amandel, atau bahkan pembesaran kelenjar adenoid. Berikut beberapa cara penanganannya jika non operasi. Seperti:

  • Penggunaan mesin continuous positive airway pressure (CPAP)
    Masker dari mesin CPAP akan dipasangkan ke mulut dan hidung pasien sebelum tidur. Mesin ini berfungsi mengalirkan udara yang dapat menjaga saluran pernapasan tetap terbuka, sehingga pasien dapat bernapas lebih baik saat tidur.
  • Pemberian obat tetes atau spray hidung
    Obat-obatan ini diberikan untuk mengatasi peradangan akibat alergi.
  • Pemasangan alat khusus pada mulut
    Dilakukan atas anjuran dan pengawasan dokter gigi. Alat ini berfungsi untuk menahan rahang, lidah, dan mulut bagian bawah agar lebih maju, sehingga saluran pernapasan tetap terbuka.

Namun jika kita ingin menganganinya dengan cara operasi. Saran terbaik adalah konsultasi kedokter terlebih dahulu agar mengetahui resioko apa uyang akan diterima nantinya. Dokter juga akan menjelaskan beberapa hal apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum operasi.berikut beberapa cara penanganannya untuk penyebab ngorok atau mendengkur itu sendiri.

  • Tonsilektoi, dilakukan ketika mendengkur disebabkan oleh gangguan pada amandel (tonsil). Operasi ini bertujuan untuk memotong dan membuang amandel.
  • Uvulopalatopharyngoplasty (UPPP), untuk mengencangkan tenggorokan dan langit-langit mulut. Prosedur ini digunakan untuk mengatasi sleep apnea.
  • Laser-assisted uvula palatoplasty (LAUP), yaitu tindakan dengan sinar laser untuk memperbaiki sumbatan saluran pernapasan.
  • Somnoplasty, untuk menyusutkan jaringan berlebih pada lidah atau langit-langit, menggunakan energi gelombang radio.
Sumber: Doktersehat.com


Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*