Keindahan Alam Raja Ampat

gambar raja ampat

Raja Ampat merupakan objek wisata bahari yang memanjakan mata. Keindahan alam Raja Ampat ini sangat terkenal ke berbagai manca negara. Nama Raja Ampat sendiri memiliki arti ‘Empat Raja’ yang diambil dari sebuah legenda. Menceritakan Tentang seorang perempuan yang menemukan tujuh telur, empat di antaranya menetas dan dipercaya menjadi Raja di empat pulau utama tadi. Sementara tiga lainnya berubah menjadi perempuan, hantu, dan batu.

Kepulauan Raja Ampat di Papua Barat terkenal dengan keindahan terumbu karang serta pulau-pulau karangnya yang cantik. Keindahan raja ampat menjadi buah bibir penggemar snorkeling dan diving domestik maupun mancanegara. Sejumlah kegiatan promosi pariwisata seperti Sail Raja Ampat semakin mengukuhkan Raja Ampat sebagai destinasi wisata bahari dunia. Dengan keindahan dan keanekaragaman hayati lautnya, kepulauan Raja Ampat telah diusulkan oleh Pemerintah Indonesia kepada UNESCO untuk dimasukkan dalam daftar situs warisan dunia, atau World Heritage Site.

Keindahan Bawah Laut Raja Ampat

Bagi penggemar kehidupan bawah laut, Raja Ampat menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi. Raja ampat memiliki luas wilayah sekitar 71.605 km2 dan menjadi rumah bagi 540 jenis terumbu karang, 700 jenis moluska, lima spesies penyu yang terancam punah, 57 udang mantis, serta 13 spesies mamalia laut. Selain itu, diperkirakan ada 1320 spesies ikan di sana. 27 jenisnya hanya bisa ditemukan di Raja Ampat.

Di Raja Ampat, selain menikmati tamasya bawah laut terumbu karang terindah di dunia dengan kehadiran ikan-ikan parinya, wisatawan domestik dan mancanegara juga dapat mengamati burung cendrawasih, spesies burung langka di alam bebas. Sekitar satu setengah abad yang lalu tepatnya pada tahun 1860, Alfred Russel Wallace, seorang naturalis asal Inggris mungkin orang kulit putih pertama yang mengungkapkan kekagumannya akan keindahan Raja Ampat. Wallace menjelajahi kawasan Raja Ampat untuk mengumpulkan spesies burung cendrawasih dan menyaksikan aneka bentuk dan warna terumbu karang yang indah.”Pemandangan alam paling indah yang pernah saya lihat” tulis Wallace dalam bukunya yang terkenal “ The Malay Archipelago”.

Keindahan panorama Raja Ampat di atas permukaan juga sangat menakjubkan. Air laut bewarna biru yang berkilau ditambah dengan langit cerah serta dikelilingi beberapa pulau disekitarnya menjadikan pemandangan yang disajikan sangat memukau.

Keindahan Panorama Raja Ampat

Pulau Wayag yang merupakan kumpulan bukit dan gunung karst yang berada di tengah laut ini menjadi ikon Raja Ampat dan wajib Anda kunjungi. Agar bisa memotret dan melihat pemandangan yang lebih indah, kita harus menuju puncak bukit yang bisa didaki selama satu atau dua jam. Dari puncaknya, kita bisa melihat seluruh pemandangan Raja Ampat. Selain Wayag, Pianemo juga merupakan spot yang pas untuk menikmati keindahan pemandangan alam Raja ampat dari ketinggian.

Karena Raja Ampat masih memiliki banyak hutan lebat di pulau-pulau, Anda masih dapat melihat berbagai jenis burung, termasuk Cendrawasih, Si Burung Surga. Kuskus waigeo yang merupakan spesies endemik juga bisa kita temui di Raja Ampat ini.

Waisai adalah ibukota kabupaten Raja Ampat yang letaknya berada di pulau Waigeo yang juga merupakan gerbang untuk menjelajahi keindahan alam Raja Ampat. Ada dua pilihan transportasi menuju Waisai yaitu kapal laut yang berangkat dari pelabuhan rakyat Sorong sekitar 1,5 jam atau angkutan udara dengan pesawat kecil.Kabupaten Raja Ampat ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Sorong pada tahun 2002. Di Waisai pembangunan sarana dan prasarana terus digiatkan untuk mempercantik kota dan mendukung program ekoturisme yang dicanangkan pemerintah. Pembangunan fisik wilayah Raja Ampat dilakukan dengan sangat hati-hati demi menjaga kelestarian alamnya yang juga didukung kesadaran masyarakatnya untuk menjaga kelestarian lingkungannya. Maka tidak salah dalam berbagai survey pariwisata, Raja Ampat sering terpilih sebagai kawasan wisata bahari paling menarik di Indonesia.

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*